Kunir, 2 Oktober 2026 — Jamiyah Tahsin wa Tahfidz STAI Darussalam Kunir kembali digelar pada Jumat (2/10/2026). Kegiatan rutin yang diikuti oleh dosen, staf, dan mahasiswa STAI Darussalam Kunir tersebut diawali dengan khataman Al-Qur’an 30 juz yang dibacakan oleh para santri tahfidz.

Setelah rangkaian khataman selesai, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Bapak Karyono, M.Pd., selaku Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) STAI Darussalam Kunir. Dalam penyampaiannya, Bapak Karyono menguraikan tujuh karakter penting yang perlu dimiliki oleh seorang pemimpin Islami.

Ketujuh karakter tersebut meliputi amanah, adil, berilmu atau kompeten, lemah lembut atau humanis, komunikatif, tegas dan bertawakal, serta menjadi uswah atau teladan.

Bapak Karyono menjelaskan bahwa kepemimpinan tidak hanya berkaitan dengan kemampuan mengatur dan mengambil keputusan, tetapi juga membutuhkan karakter yang kuat serta berlandaskan nilai-nilai Islam. Seorang pemimpin perlu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, bersikap adil, serta memiliki ilmu dan kompetensi dalam menjalankan tugasnya.

Selain itu, pemimpin juga perlu mengedepankan sikap lemah lembut dan humanis dalam berinteraksi, mampu membangun komunikasi yang baik, serta memiliki ketegasan dalam mengambil keputusan dengan tetap bertawakal kepada Allah SWT. Pada akhirnya, seorang pemimpin diharapkan mampu menjadi uswah atau teladan bagi orang-orang yang dipimpinnya.

Melalui kegiatan ini, Jamiyah Tahsin wa Tahfidz STAI Darussalam Kunir tidak hanya menjadi sarana untuk memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur’an, tetapi juga menjadi ruang untuk menanamkan nilai-nilai Qur’ani dan membangun karakter kepemimpinan dalam kehidupan civitas akademika.

By hamzah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *